Indahnya Kebajikan: Pindapata Bersama Bhante Thudong “Walk in Peace” di STABN Sriwijaya
Tangerang, 4 Juni 2026 – Suasana penuh ketenangan, kebersamaan, dan semangat kebajikan mewarnai pelaksanaan kegiatan Pindapata Bersama Bhante Thudong “Walk in Peace” yang diselenggarakan di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya. Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi sivitas akademika, umat Buddha, dan masyarakat sekitar untuk berpartisipasi dalam praktik kebajikan melalui pemberian dana kepada para Bhante yang sedang menjalankan perjalanan Thudong.
Kehadiran para Bhante Thudong di STABN Sriwijaya disambut dengan penuh sukacita dan penghormatan. Sejak pagi hari, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta umat Buddha telah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti prosesi pindapata, yaitu tradisi pemberian dana makanan dan kebutuhan pokok kepada para anggota Sangha sebagai wujud penghormatan dan dukungan terhadap kehidupan suci yang dijalankan para bhikkhu.
Program “Walk in Peace” merupakan perjalanan spiritual yang dilakukan oleh para Bhante Thudong dengan berjalan kaki melintasi berbagai wilayah sambil menyebarkan pesan perdamaian, kebajikan, dan keharmonisan. Perjalanan ini tidak hanya menjadi bentuk latihan spiritual bagi para Bhante, tetapi juga sarana untuk menginspirasi masyarakat agar menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kesederhanaan, dan cinta kasih.
Kedatangan para Bhante di STABN Sriwijaya menjadi pengalaman berharga bagi sivitas akademika. Momentum ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik kehidupan monastik yang dijalankan dengan penuh disiplin, kesederhanaan, dan dedikasi terhadap ajaran Buddha.
Prosesi pindapata berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Para peserta berdiri berbaris sambil membawa makanan, minuman, buah-buahan, dan berbagai kebutuhan yang akan dipersembahkan kepada para Bhante. Dengan sikap hormat dan penuh kesadaran, satu per satu peserta memberikan dana kepada para Bhante yang berjalan melewati jalur yang telah disiapkan.
Dalam tradisi Buddhis, pindapata bukan sekadar kegiatan memberi makanan, tetapi juga merupakan praktik kebajikan yang memiliki makna spiritual mendalam. Melalui pemberian dana, umat belajar mengembangkan sifat kemurahan hati (d?na), mengurangi kemelekatan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan antara umat dan Sangha merupakan hubungan yang saling mendukung. Sangha memberikan bimbingan spiritual melalui ajaran Dhamma, sementara umat mendukung kehidupan para bhikkhu melalui praktik berdana.
Sebagai perguruan tinggi keagamaan Buddha, STABN Sriwijaya terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Dhamma di kalangan mahasiswa. Pindapata bersama Bhante Thudong menjadi salah satu sarana pembelajaran langsung mengenai pentingnya praktik kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman spiritual, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kesederhanaan, kedisiplinan, rasa syukur, serta pentingnya berbagi kepada sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial.

Suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya mengikuti prosesi pindapata, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk mendengarkan pesan-pesan Dhamma yang disampaikan oleh para Bhante mengenai pentingnya menjaga kedamaian batin, mengembangkan cinta kasih, dan hidup selaras dengan nilai-nilai kebajikan.
Di tengah dinamika kehidupan modern yang penuh tantangan, kegiatan Walk in Peace membawa pesan bahwa kedamaian sejati berawal dari diri sendiri. Melalui praktik kebajikan, pengendalian diri, dan pengembangan cinta kasih, setiap individu dapat menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing.
Pesan tersebut menjadi sangat relevan bagi mahasiswa sebagai generasi muda yang akan menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan teknologi di masa depan. Dengan menjadikan nilai-nilai Dhamma sebagai pedoman hidup, mahasiswa diharapkan mampu menjalani kehidupan dengan bijaksana dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pelaksanaan Pindapata Bersama Bhante Thudong “Walk in Peace” di STABN Sriwijaya menjadi momentum berharga untuk meneguhkan kembali pentingnya praktik kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman spiritual yang mendalam, tetapi juga menginspirasi seluruh peserta untuk terus menumbuhkan kemurahan hati, kepedulian sosial, dan semangat perdamaian.
#sriwijayauntuksemua
#jayasriwijaya
Penulis Berita : Mohamad Yogi Yanuar (Pranata Komputer Ahli Pertama)