Tangerang, 14 Juni 2026 – Sebanyak 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya resmi dinyatakan lulus dalam program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) ASN Berintegritas yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi aparatur negara.
Keberhasilan seluruh peserta dalam menyelesaikan program pelatihan ini menjadi capaian yang membanggakan bagi STABN Sriwijaya. Selain menunjukkan komitmen individu dalam meningkatkan kompetensi diri, keberhasilan tersebut juga mencerminkan keseriusan institusi dalam membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Diklat ASN Berintegritas merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman ASN mengenai nilai-nilai dasar aparatur sipil negara, etika pelayanan publik, pencegahan korupsi, penguatan budaya kerja, serta peningkatan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Program ini menjadi sangat penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin transparan, akuntabel, dan berkualitas. ASN sebagai pelaksana kebijakan publik dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga karakter yang kuat serta komitmen terhadap nilai-nilai integritas.
Ketua STABN Sriwijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian pelatihan dengan penuh dedikasi hingga berhasil dinyatakan lulus.
“Kelulusan ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi merupakan langkah nyata dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya.
Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan penguatan karakter ASN, penerapan nilai dasar BerAKHLAK, tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), pengendalian gratifikasi, pencegahan konflik kepentingan, hingga penguatan budaya antikorupsi.
Materi tersebut diberikan untuk membangun kesadaran bahwa integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi pondasi penting dalam menciptakan organisasi yang sehat, profesional, dan dipercaya masyarakat.
Melalui pelatihan ini, ASN diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga konsistensi antara nilai, sikap, dan tindakan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Keberhasilan 50 ASN STABN Sriwijaya menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan menunjukkan tingginya semangat belajar dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri. Kelulusan seluruh peserta menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program sekaligus bukti bahwa ASN STABN Sriwijaya memiliki kesiapan untuk terus beradaptasi dengan tuntutan reformasi birokrasi yang semakin dinamis.
Melalui penguatan kompetensi dan integritas ASN, STABN Sriwijaya terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mewujudkan institusi yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing.
Dengan semangat integritas yang semakin kuat, diharapkan seluruh ASN STABN Sriwijaya mampu menjalankan amanah sebagai pelayan publik dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan dedikasi demi kemajuan institusi, masyarakat, serta bangsa Indonesia.
#sriwijayauntuksemua
#jayasriwijaya
Penulis Berita : Mohamad Yogi Yanuar (Pranata Komputer Ahli Pertama)